Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan938 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/275dmbl2d.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaGap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
KesehatanPada 2025, jumlah siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 5. 400....
Baca Selengkapnya50 Soal Tes Mitra Statistik BPS 2026 dan Kunci Jawaban
KesehatanProses seleksi calon mitra statistik kini memasuki tahap Tes Kompetensi Mitra Statistik 2026 yang dijadwalkan pada 13–17 Mei 2026. Tahap ini menjadi penentu utama dalam menjaring calon petugas yang akan mendukung pengumpulan dan pengolahan data statistik....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Terancam
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
- 65 Soal IPAS Kelas 1 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD Halaman 33 Edisi Revisi
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Prapendaftaran SPMB Jakarta 2026: Link Download Surat
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Resmi Dibuka
Tautan Sahabat
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
- BRIN Dorong Material Bangunan Ramah Lingkungan
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah