Lokasi: Travel >>

Putin dan Xi Bersatu Hadapi AS dan Ukraina

Travel19 Dilihat

RingkasanPresiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan tahunan ke Cina dengan membawa delegasi besar, namun media internasional menyoroti pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping yang terjadi hanya beberapa hari setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke negara tersebut. Para ahli yang diwawancarai DW menilai tidak ada perubahan signifikan dalam hubungan bilateral kedua negara, dan harapan utama Rusia tidak dipenuhi Cina....

Putin dan Xi Bersatu Hadapi AS dan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan tahunan ke Cina dengan membawa delegasi besar, namun media internasional menyoroti pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping yang terjadi hanya beberapa hari setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke negara tersebut. Para ahli yang diwawancarai DW menilai tidak ada perubahan signifikan dalam hubungan bilateral kedua negara, dan harapan utama Rusia tidak dipenuhi Cina.

Profesor Sören Urbansky dari Ruhr-Universität Bochum, Jerman, menjelaskan bahwa meskipun kedua pemimpin menekankan kemitraan strategis dan menandatangani lebih dari 20 perjanjian kerja sama terkait kecerdasan buatan dan energi, proyek pipa gas Power of Siberia 2 kembali gagal terealisasi. Rusia telah lama bernegosiasi mengenai proyek yang akan memasok hingga 50 juta meter kubik gas per tahun melalui pipa sepanjang 4.000 kilometer dari Siberia Barat melintasi Mongolia menuju Cina, namun Cina tetap memegang kendali dalam penetapan harga dan ketentuan kontrak.

James Brown, dosen di Temple University Amerika di Tokyo, menambahkan bahwa gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz akibat perang AS-Iran melawan Israel tidak mengubah posisi tawar Cina. Ia menilai Cina tidak akan terburu-buru membuat kesepakatan yang mengikat mereka pada pasokan energi Rusia selama bertahun-tahun, menunjukkan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi penentu utama dalam hubungan kedua negara.

Tags:

Artikel Terkait