Lokasi: Berita >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Berita543 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/24pbbvf7k.html
Artikel Terkait
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
BeritaBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaThailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
BeritaPanggung perebutan tiket 8 besar justru berakhir dengan tumbangnya sejumlah pemain berlabel unggulan yang dipaksa angkat koper lebih awal oleh lawan-lawannya. Meskipun beberapa nama besar mengawali hari dengan mulus, tren positif tersebut tak bertahan lama bagi kontestan unggulan lainnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
BeritaDua wakil Indonesia langsung berhadapan dengan pemain unggulan pertama di sektor masing-masing pada turnamen Super 500. Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting mendapatkan lawan sang raja bulu tangkis dunia, yakni pemain peringkat 1 dunia Shi Yuqi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
Artikel Terbaru
JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
Ginting Tersingkir di Thailand Open 2026, Dikalahkan Musuh Bebuyutan
Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Alex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
Tautan Sahabat
- BNN Tangkap Prajurit TNI, Ungkap 29 Kg Sabu Aceh-Bogor
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Istri Rismon Sianipar Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Sunnah Kurban: Panduan Lengkap Penyembelihan hingga Pembagian
- Puasa Arafah bagi yang tak berhaji: hukum, niat, keutamaan
- Harta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
- 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Koalisi Masyarakat Sipil: Demokrasi Indonesia Mundur Akibat Militerisme