Lokasi: Hikmah >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Hikmah6998 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1sbxp79ol.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
HikmahApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaNoel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
HikmahNoel menyampaikan harapannya agar proses sidang segera selesai saat dirinya menjalani agenda tuntutan perkara di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026). "Saya juga berharap agar proses ini cepat selesailah....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMajelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
HikmahJimly Asshiddiqie mempertanyakan proses seleksi Komisioner Ombudsman yang meloloskan Hery meskipun memiliki banyak kasus hukum. "Itu kan masalahnya menurut keterangan itu kan (Hery) sudah banyak kasusnya, tapi kenapa kok lolos gitu lho? Kan aneh gitu," ujar Jimly saat dihubungi pada Selasa (19/5/2026)....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Wakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
Penerima Bansos Judi Online Akan Dicoret Langsung
Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
Linda Susanti Tempuh Gelar Perkara Khusus Laporan KPK
Tautan Sahabat
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat