Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hiburan59831 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1oboswv0j.html
Artikel Terkait
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
HiburanSirkuit Catalunya, Spanyol, menjadi saksi hasil berbeda bagi dua pembalap Aprilia Racing yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 pada Sabtu (16/5) malam WIB. Marco Bezzecchi sebagai pemimpin perebutan gelar juara dunia hanya menambah satu poin setelah finis di peringkat sembilan, atau zona terakhir yang memberikan angka....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaKemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
HiburanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaJalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
HiburanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Pendaftaran SM Fast Track UNNES Dibuka 1 Juni 2026
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69-70 Kurikulum Merdeka
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- 60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
Artikel Terbaru
Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
50 Soal Peluang Matematika Kelas 8 dan Kunci Jawaban
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
50 Soal Tes Mitra Statistik BPS 2026 dan Kunci Jawaban
Tautan Sahabat
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia