Lokasi: Otomotif >>

Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia

Otomotif558 Dilihat

RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....

Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia

Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.

Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.

"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala

    Otomotif

    Tasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga

    Otomotif

    Pebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Rivan Nurmulki Mundur dari Timnas Voli Indonesia

    Otomotif

    Timnas Voli Putra Indonesia bersiap menghadapi turnamen internasional terdekat di bawah kepelatihan anyar, Sergio Veloso asal Brasil, namun momentum persiapan ini diwarnai pengunduran diri dua pemain senior dari Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI). Rivan Nurmulki (31 tahun) dan Nizar Julfikar (akan berusia 32 tahun pada September nanti) memutuskan mundur dari skuad Garuda....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya