Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Berita38214 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1hu01cdvm.html
Artikel Terkait
India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
BeritaMenteri Luar Negeri India menyampaikan permintaan khusus terkait konflik di Timur Tengah, sementara gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Presiden AS kemudian memperpanjang gencatan senjata tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
BeritaPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
BeritaRupiah dibuka melemah 0,37 persen ke level Rp 17. 479 per dolar AS pada perdagangan hari ini berdasarkan data Bloomberg, melanjutkan tekanan dari penutupan sebelumnya di Rp 17....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
Artikel Terbaru
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
Tautan Sahabat
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera