Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan623 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/19vez0xfh.html
Artikel Terkait
Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
KesehatanRumor Jose Mourinho kembali ke Real Madrid mencuat di tengah kisah lama yang diungkap Luka Modric. Situasi ruang ganti Los Blancos musim ini menjadi sorotan akibat konflik internal, mulai dari ketegangan Aurelien Tchouameni dengan Federico Valverde, Antonio Rudiger dengan Alvaro Carreras, hingga hubungan Kylian Mbappe dengan staf klub....
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
KesehatanPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
KesehatanHonda baru saja mengajukan paten untuk sistem kopling pada motor listrik yang dirancang khusus untuk motorcross kompetisi, dengan tuas kopling dipasang di setang kiri meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik. Paten ini mengacu pada CR Electric Proto milik Honda, yang menargetkan penggunaan di ajang balap motorcross listrik, berbeda dengan kopling multi-plat hidrolik mekanis yang biasa digunakan pada motor trial....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Artikel Terbaru
Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Sosok Pria Gandengan Ayu Ting Ting Terbongkar Politisi
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Tautan Sahabat
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi