Lokasi: Kuliner >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kuliner12123 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/152hdvsqe.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
KulinerLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
KulinerPresiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan puncak yang membahas sejumlah isu strategis, termasuk proyek pipa gas raksasa yang direncanakan mengangkut gas alam Rusia dari Siberia Arktik ke China melalui Mongolia. Meskipun kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam hubungan ekonomi dan strategis, pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan pembangunan final untuk jalur pipa tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
KulinerRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
- AS Tolak Penerbangan Air France Asal Kongo Cegah Ebola
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Trump Yakin Perang AS-Iran Segera Berakhir dengan Kemenangan
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Artikel Terbaru
Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
Neymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
Tautan Sahabat
- Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman
- Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Aditya Ungkap Pesan Terakhir
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART
- Girry Pratama Curhat ke DPR Soal Film Sulit Tayang
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Febby Carol Ungkap Kondisi Lindi Usai Operasi Sesar
- Shindy Fioerla Cerai dari Rendy Samuel, Akhiri Hubungan Toxic
- Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan