Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup4284 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/13namtpqs.html
Artikel Terkait
Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
Gaya HidupTidak sedikit pemain timnas Brasil yang terbuka melobi Carlo Ancelotti agar kembali melatih, namun rasa sayang dan kekhawatiran timbul tentang kondisi Neymar saat ini yang mungkin tidak bisa mengimbangi imaji para pemain terhadap dampak permainan yang akan ditimbulkan. Semuanya tentang Neymar, Brasil, dan Piala Dunia 2026, tentang romantisme dan tuntutan yang harus dihadapi oleh Don Carlo, sapaan akrab Carlo Ancelotti....
Baca SelengkapnyaAmmar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
Gaya HidupAmmar Zoni dibawa bersama empat narapidana lain yang terjerat dalam kasus yang sama ke lokasi pemindahan. "Pastinya Bang Ammar sangat sedih sekali," ungkap Panji Zoni, dikutip dari YouTube Grid ID, Senin (11/5/2026)....
Baca SelengkapnyaOgah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
Gaya HidupEza Gionino masih menyimpan harapan agar rumah tangganya dengan Eca tidak berakhir dengan perceraian di tengah proses hukum yang panjang. Eza menjelaskan gugatan cerai yang diajukan Eca sebelumnya telah ditolak Pengadilan Agama Cibinong, namun proses hukum terus berlanjut hingga tahap banding dan kasasi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Artikel Terbaru
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
Alyssa Daguise Kesakitan, Al Ghazali Ungkap Trauma Istri
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
- Mahasiswi UIN Solo Dilecehkan Dosen saat Sidang Skripsi