Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kesehatan58451 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/12kwllo24.html
Artikel Terkait
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
KesehatanPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
Baca SelengkapnyaJadwal SPMB Bekasi 2026 Dibuka 18 Mei untuk SD-SMP
KesehatanPenerimaan murid baru diatur dalam Keputusan Wali jika daya tampung pada jalur tahap pertama tidak terpenuhi, maka sisa daya tampung dilimpahkan ke tahap kedua yaitu jalur domisili. Proses pendaftaran dibuka secara online melalui laman Simak jadwal resmi SPMB Kota Bekasi 2026....
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
KesehatanMateri pembelajaran tata surya tidak hanya membahas planet-planet yang mengelilingi Matahari, tetapi juga memperkenalkan satelit, komet, teknologi antariksa, hingga peran manusia dalam menjelajahi luar angkasa. Melalui pembelajaran ini, peserta didik didorong untuk lebih aktif mengamati, berpikir kritis, dan memahami hubungan antara ilmu pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 12 Kurikulum Merdeka
- 60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Pertamina Optimalkan Jalur Laut Jaga Pasokan BBM
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI