Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita26 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0hspp0pdq.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
BeritaLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
BeritaDokter Tifa memperkenalkan strategi hukum bernama konsep “3C” melalui unggahan di media sosial X pada Rabu (13/5/2026). Aktivis kesehatan sekaligus penulis tersebut menyebut konsep itu terdiri dari Clear Document, Correct Procedure, dan Credible Witness untuk menyelesaikan kasus kontroversi ijazah Joko Widodo....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
BeritaSebanyak 27. 630 pengunjung memadati Taman Impian Jaya Ancol pada pukul 13....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Febby Carol Ungkap Kondisi Lindi Usai Operasi Sesar
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
- Polda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
- Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA, Belum Ada Bukti Valid
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi Jaktim
Artikel Terbaru
2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
Tautan Sahabat
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Pemerintah Kumpulkan Raksasa Sawit-Nikel Bahas Danantara
- RATU Resmi Akuisisi Blok Madura Strait, Portofolio Migas Bertambah
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- Laporan The Economist: Ancaman Terbesar Hilangnya Kredibilitas