Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan31 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0ezpub7bg.html
Artikel Terkait
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
KesehatanWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaNapoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
KesehatanNapoli harus membayar sekitar 44 juta euro atau setara Rp899,7 miliar untuk mendatangkan Rasmus Hojlund dari klub Serie A lainnya. Pada laga tersebut, Hojlund turut mencetak satu gol dalam kemenangan telak di markas Pisa....
Baca SelengkapnyaJohn Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
KesehatanStaf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot membocorkan rencana naturalisasi lima pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Piala Asia 2027. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pelatih Patrick Kluivert untuk menambah kedalaman skuad di Grup F....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
- Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
- Iwet Ramadhan-Dave Hendrik Ingatkan Bahaya Stres Usai Stroke
- Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Dewa United Gagal ke Empat Besar Usai Dikalahkan Bali United
Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Tautan Sahabat
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC