Lokasi: Olahraga >>

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Olahraga6 Dilihat

RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.

Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.

ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.

Tags:

Artikel Terkait

  • Profil Sabri Lamouchi, Pelatih Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026

    Olahraga

    Sabri Lamouchi, pelatih berkewarganegaraan Prancis berusia 54 tahun, lahir di Lyon pada 9 November 1971 dan mengawali karier sepak bolanya sebagai pemain profesional sebelum beralih menjadi pelatih. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Lamouchi memperkuat sejumlah klub ternama di Eropa dan Timur Tengah, termasuk Olympique Ales (1990–1994), AJ Auxerre (1994–1998), AS Monaco (1998–2000), Parma (2000–2003), Inter Milan (2003–2005), Genoa (pinjaman 2004–2005), Olympique Marseille (2005–2006), Al-Rayyan (2006–2007), Umm-Salal (2007–2008), dan Al-Kharitiyath (2009)....

    Olahraga

    Baca Selengkapnya
  • Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea

    Olahraga

    KOVO menggelar proses tryout di Praha, Republik Ceko pada Kamis (7/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026). Ko Hee-jin selaku pelatih mendapatkan kesempatan pertama, sementara Vanja Bukilic membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2024/2025 sekaligus menjadi tandem Megawati selaku opposite utama....

    Olahraga

    Baca Selengkapnya
  • Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta

    Olahraga

    Tim basket Universitas Mulawarman (Unmul) berhasil menjadi juara Liga Mahasiswa (LIMA) Regional Kalimantan setelah menyapu bersih seluruh pertandingan di GOR Sempaja pada 8-10 Mei. Kompetisi dengan format round-robin tersebut mempertemukan setiap tim satu sama lain, dan Unmul menutup turnamen dengan rekor sempurna....

    Olahraga

    Baca Selengkapnya