Lokasi: Berita >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Berita3322 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0eln13p5i.html
Artikel Terkait
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
BeritaPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaGregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
BeritaGregoria Mariska Tunjung berpotensi mengikuti jejak Jonatan Christie dan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani dengan beralih status menjadi pemain non pelatnas. Setelah konsisten berada di peringkat 10 besar dunia, penampilan terakhir Gregoria adalah membela tim beregu putri Indonesia di SEA Games 2025 yang berhasil meraih medali perak....
【Berita】
Baca SelengkapnyaUbed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
BeritaPebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
- Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
Artikel Terbaru
Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
Pelatih Ungkap Alasan Leo/Daniel Kembali Berpasangan
Fajar/Fikri Fokus Singapore dan Indonesia Open 2026
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
Tautan Sahabat
- BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
- 50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
- Menkum: Revisi UU Polri Atur Penempatan Polisi Aktif di Jabatan Sipil
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
- 9 WNI Dipukul dan Disetrum Zionis, Kini Bebas
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha