Lokasi: Hikmah >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Hikmah97 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0cn243dcc.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
HikmahPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
HikmahPolresta Mataram menjadi tuan rumah pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek (KKP) yang diikuti oleh 10 orang anggota Kelompok Kerja (Pokjar) IX Serdik Sespimmen Dikreg ke-66. Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Kepemimpinan Strategis Tingkat Menengah Dalam Menghadapi Pengaruh Dinamika Geopolitik Global” dan melibatkan sejumlah unsur lintas sektoral serta pejabat utama....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
HikmahBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (19/3/2026) malam pukul 21. 00 WIB....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maguire Dicoret, Toney dan Mainoo Masuk Skuad Inggris 2026
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- Pemilik Warung Nonhalal Sukoharjo Tolak Hapus Menu Babi
- Karim Benzema Diejek Bos Al Ittihad Usai Al Nassr Juara
- Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
Artikel Terbaru
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- Terra Drone Jepang Akui Salah Kelola Baterai Bekas
- 1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump