Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel5 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/094ziptfz.html
Artikel Terkait
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
TravelRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
【Travel】
Baca SelengkapnyaTerjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
TravelLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRaim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
TravelLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Artikel Terbaru
Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Tautan Sahabat
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- 5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
- Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda