Lokasi: Gaya Hidup >>
KPK Sebut Program MBG Tanpa Blueprint Komprehensif
Gaya Hidup15 Dilihat
RingkasanProgram strategis nasional yang diluncurkan sejak Januari 2025 ini didukung alokasi anggaran sangat besar yang melonjak dari Rp 71 triliun menjadi Rp 171 triliun. Aminudin menyoroti kekeliruan dalam penentuan indikator keberhasilan program yang saat ini hanya bertumpu pada aspek kuantitas atau jumlah penerima manfaat semata, bukan pada dampak nyata perbaikan gizi masyarakat....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menu-MBG-Saat-Ramadan-2026-di-SMP-N-6-Kota-Malang_20260223_145324.jpg)
Program strategis nasional yang diluncurkan sejak Januari 2025 ini didukung alokasi anggaran sangat besar yang melonjak dari Rp 71 triliun menjadi Rp 171 triliun. Aminudin menyoroti kekeliruan dalam penentuan indikator keberhasilan program yang saat ini hanya bertumpu pada aspek kuantitas atau jumlah penerima manfaat semata, bukan pada dampak nyata perbaikan gizi masyarakat. Besarnya skala program dan anggaran tersebut dinilai belum diimbangi dengan kerangka regulasi, tata kelola, serta mekanisme pengawasan yang memadai sehingga memicu risiko akuntabilitas tinggi serta potensi tindak pidana korupsi.
Menurut Aminudin, indikator kuantitatif tersebut tidak sejalan dengan visi awal Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki program ini sebagai solusi fundamental untuk mengatasi masalah malnutrisi dan stunting di Indonesia. Sasaran utama program seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita kurang gizi, serta peserta didik tingkat SD dan SMP seharusnya mendapatkan asupan gizi seimbang demi mencetak generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Pemenuhan gizi ini sangat krusial terutama bagi ibu menyusui agar produksi ASI cukup serta bagi balita pada 1.000 hari pertama kehidupan agar perkembangan fisik dan mental berjalan maksimal.
Ketiadaan tolok ukur keberhasilan yang jelas berimplikasi langsung pada rapuhnya sistem pertanggungjawaban program. Aminudin menegaskan bahwa tanpa indikator dampak yang dapat diverifikasi secara objektif, publik maupun lembaga pengawas akan kesulitan menilai apakah anggaran ratusan triliun tersebut benar-benar efektif atau tidak. "Dampaknya apa? Akuntabilitas program sangat lemah karena tidak ada tolok ukur keberhasilan yang dapat diverifikasi oleh publik termasuk oleh," ujar Aminudin.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/032f3499933.html
Artikel Terkait
Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
Gaya HidupPelabuhan yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat kota ini menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax untuk meningkatkan kapasitas layanan. MV Zheng Hua 37 dari China mendatangkan peralatan tersebut, sehingga total QCC yang beroperasi di terminal kini menjadi empat unit....
Baca SelengkapnyaMacau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
Gaya HidupMacau Open 2026 akan berlangsung di Macao East Asian Games Dome, Macau, pada 16-21 Juni mendatang. Indonesia mengirimkan total 17 wakil yang tersebar di empat sektor, termasuk tunggal putra yang diperkuat Anthony Sinisuka Ginting dan sejumlah pemain muda seperti Prihadiska Bagas Sudjiwo, Muhammad Zaki Ubaidillah, Muhammad Yusuf, serta Richie Duta Richardo....
Baca SelengkapnyaJojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
Gaya HidupJonatan tampil dominan sejak awal laga dengan kontrol tempo stabil dan minim kesalahan sendiri. “Permainan berjalan cukup baik, walau di gim kedua sempat sedikit turun tempo,” ujar Jonatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Thalita/Dhinda Raih Kemenangan Perdana Thailand Open 2026
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
Artikel Terbaru
Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
Tautan Sahabat
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Pelatih Ungkap Alasan Leo/Daniel Kembali Berpasangan
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Amabel Fun Run 2026 di Salatiga, Alternatif Lari Seru
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026