Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita6841 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/007wcshpp.html
Artikel Terkait
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
BeritaJustin Bieber merilis lagu berjudul "405" dalam album Swag yang sarat akan makna cinta, kedewasaan, dan pelarian dari penatnya dunia hiburan. Judul lagu ini merujuk langsung pada Interstate 405 (I-405), salah satu jalan tol paling terkenal sekaligus terpadat di Los Angeles, California....
【Berita】
Baca SelengkapnyaElon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
BeritaDonald Trump tiba di Tiongkok dengan Air Force One dan disambut para pejabat Tiongkok serta formasi pengawal kehormatan militer yang rapi. Puluhan mahasiswa Tiongkok melambaikan bendera AS dan Tiongkok saat Trump turun dari pesawat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
BeritaKolumnis internasional Dimitra Staikou menilai persoalan pendidikan Pakistan kini menjadi perhatian yang lebih luas, sebagaimana dikutip dari EU Today pada Kamis (21/5/2026). Menurut Dimitra, kritik terhadap sistem pendidikan Pakistan bukan semata karena masalah kekurangan dana, mengingat Pakistan merupakan penerima fasilitas perdagangan preferensial GSP+ dari Uni Eropa....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal