Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita39527 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vxvezisso.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
BeritaAyu Andiyanti Aulia melalui unggahan di akun Instagram pribadinya secara mengejutkan mengungkap pengakuan pribadi yang selama ini ia simpan rapat. Dalam pengakuannya, Ayu blak-blakan pernah menjalani hubungan dengan seorang pejabat daerah hingga mengalami kehamilan dan berakhir pada keputusan aborsi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
BeritaKementerian Perdagangan RI (Kemendag) secara resmi menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas periode kedua Mei 2026. HPE emas ditetapkan sebesar 150....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPetrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas untuk Pupuk Nasional
BeritaPetrokimia Gresik, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memperkuat kerja sama penyediaan gas bumi dengan menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
Artikel Terbaru
Lapas Cilegon Sediakan Pojok Pelayanan Remisi dan PB
Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Prabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
Aplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
Tautan Sahabat
- Prabowo Beli Sapi 1 Ton Milik Peternak Bogor
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang