Lokasi: Kuliner >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kuliner57 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nossdpm2i.html
Artikel Terkait
Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
KulinerCalvin Verdonk mencatatkan 786 menit bermain dalam 18 penampilan pada musim pertamanya bersama Lille di Ligue 1. Bek berusia 29 tahun asal Belanda itu juga tampil dalam tujuh kesempatan di Liga Eropa....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMegawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
KulinerHyundai Hillstate mengalami lonjakan drastis jumlah pengikut Instagram menjadi 125 ribu pengikut pada Selasa (12/5/2026) pagi WIB, berdasarkan pantauan Tribunnews. Fenomena serupa sebelumnya terjadi pada Red Sparks yang juga mencatat kenaikan tajam jumlah followers....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
KulinerVanja Bukilic kembali ke tim yang tak asing lagi baginya, Buki menjadi pilihan pertama pelatih Koo Hee-jin ketika Red Sparks mendapatkan kesempatan pertama merekrut pemain asing. Pemain asal Serbia itu nantinya tak akan berperan sebagai Outside Hitter lagi, sebagaimana yang ia lakukan pada musim 2024/2025 lalu....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Alwi Farhan Dikuatkan Indra Widjaja Usai Terpukul Thomas Cup
- Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
Artikel Terbaru
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia