Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hiburan12174 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mpdgrrv4g.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
HiburanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaCadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
HiburanKholid menyatakan proyek IDD memiliki tingkat kesulitan tinggi dengan teknologi canggih dan dana sangat besar sehingga BUMD akan kesulitan jika diberikan hak participating interest (PI) di Blok Ganal. "Dalam praktiknya, BUMD akan kesulitan untuk menyediakan dana dengan nilai investasi yang sangat besar....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaHNSI Harap Fasilitas Nelayan Tepat Sasaran
HiburanPemerintah berkomitmen membangun fasilitas penunjang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), organisasi nasional yang menjadi wadah perjuangan nelayan. Organisasi ini berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
- Noel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Korupsi K3
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- Sjafrie Sebut Syarat Indonesia Masuk Forum Board of Peace AS
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Artikel Terbaru
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
Prabowo Paparkan Kerangka RAPBN 2027, Rampai Nusantara Respons
Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
PMKNU Hadirkan Tokoh Nasional Perkuat Kaderisasi Pemimpin
Tautan Sahabat
- UU PSdK Diperbarui, Ketimpangan Perlindungan Mengancam
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Rekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- AS Tolak Penerbangan Air France Asal Kongo Cegah Ebola
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa