Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Kesehatan82652 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jr1dps83b.html
Artikel Terkait
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
KesehatanPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada pekan ke-33 Liga 1. Gol tunggal kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak melalui tandukan Luka Dumancic pada menit ke-75....
Baca SelengkapnyaRupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
KesehatanRupiah melemah hingga menyentuh level Rp17. 527 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang....
Baca SelengkapnyaMenkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
KesehatanPurbaya menyatakan pelemahan terjadi karena sentimen jangka pendek. Menurut Purbaya, kondisi tersebut akan segera pulih karena pondasi ekonomi Indonesia saat ini bagus....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
Artikel Terbaru
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Prabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
KY Tanggapi Aduan Nikita Mirzani Soal Dugaan Pelanggaran Etik
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Tautan Sahabat
- Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Transisi Energi
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi