Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita5278 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/coddsbahu.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
BeritaPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Pertama dalam Sejarah
BeritaPresiden Prabowo Subianto akan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Rapat Paripurna DPR RI, sebuah agenda yang biasanya dilakukan oleh para menteri. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga turut hadir mendampingi Presiden....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo: Kopdes Merah Putih Ciptakan 18 Ribu Lapangan Kerja
BeritaPresiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis telah membuka 1,2 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Pidato tersebut disampaikan di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, dan pimpinan lembaga tinggi negara....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Yani Panigoro Terpilih Jadi Ketua PPTI, Bukan Dokter
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Hujan Ringan-Sedang di Arfak
Menko Polkam Pastikan Negara Bebaskan WNI Ditahan Militer Israel
Lelang Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi Raup Ratusan Juta
Surya Paloh Tiba 20 Menit Lebih Awal dari Prabowo-Gibran
Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
Tautan Sahabat
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
- Dikpolnas 2026 Sorot Tantangan Politik dan Kepemimpinan
- Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil
- BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
- Upacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
- Anggota DPR: Tembak Begal Bukan Untuk Membunuh
- BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- Muhadjir Effendy Dipanggil KPK soal Korupsi Kuota Haji
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
- DJKI Luncurkan E-Pengaduan Perkuat Pelindungan KI