Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner638 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0ncdvuh41.html
Artikel Terkait
Saputra Gagal Casting Puluhan Kali Meski Punya 20 Juta Follower
KulinerKreator konten asal Bali, Gung Bagus Saputra, yang memiliki lebih dari 20 juta pengikut di media sosial, mengungkapkan perjalanan sulitnya menembus industri perfilman. Setelah sekitar enam tahun aktif membuat konten digital, Saputra kini serius menekuni dunia akting sebagai tantangan baru....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
KulinerRUPST 2026 Bank Raya menyetujui seluruh agenda rapat, termasuk pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk Tahun Buku 2025. Para pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atas laporan yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) dengan opini wajar dalam semua hal yang material....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
KulinerNilai tukar rupiah terus melemah dan telah menyentuh level Rp 17. 500 per dolar AS, dengan potensi mencapai Rp 17....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
KNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
Tautan Sahabat
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
- PGN Siapkan Infrastruktur untuk Kembangkan Blue Ammonia
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan Usai Insiden KA